17 November 2014

Compass: 5 contemporary galleries

  • Vitamin Creative Space Guangzhou, China 

    Berdiri pada tahun 2002, galeri kesenian Vitamin Creative Space dikenal dengan karakter dual fungsi bagi sirkuit kesenian kontemporer China: satu sebagai galeri independen yang berdedikasi mempromosikan ide dan bakat yang tengah naik daun, dan kedua sebagai institusi galeri yang memperdagangkan seniman yang sudah terkenal. Fungsi kedua mendukung fungsi pertama. Karya-karya yang ditampilkan disini adalah perpaduan ide dan petunjuk akan kehidupan kontemporer dengan keunggulan sejarah kuno China. Galeri ini dapat ditemukan di  Room 301, 29 Hao, Yi Heng Jie, Chi Gang Xi Lu, Guangzhou, China. 
    www.vitamincreativespace.com


     
  •    Rodeo Istanbul, Turkey 

    Awalnya berfokus untuk memproduksi karya dari seniman asal Yunani, Turki dan Siprus, galeri Rodeo kini melebarkan diri dengan tawaran internasional, dari karya yang tradisional sampai pertunjukan seni agar dapat meneguhkan reputasi di dunia kesenian kontemporer avant-garde. Rodeo berada di in Lüleci Hendek Cd. No. 12, Istanbul, Turkey. 
    www.rodeo-gallery.com

     
  •  White Cube London, United Kingdom 
    Salah satu galeri kesenian kontemporer yang paling sering terdengar di dunia, White Cube telah memperkenalkan seniman-seniman terkenal seperti Damien Hirst, Tracey Emin dan Marc Quinn. Dimiliki oleh penjual barang seni Jay Jopling, White Cube saat ini mempunyai 2 ruang galeri di London. Yang pertama di Mason’s Yard and kedua di South East London dekat Bermondsey. Galeri terkenal yang berada di Hoxton Square, East London, sudah ditutup sejak akhir 2012. Ketenaran galeri White Cube pantas untuk disebut sebagai “blue-chip” gallery (blue-chip adalah istilah yang mengindikasikan perusahaan dengan nilai pasar yang tinggi). Yang pasti, seniman yang berhasil mendapatkan karyanya tampil di galeri ini akan menjadi sangat terkenal.
    whitecube.com 


     
  • Gagosian New York, U.S.A. 
    Rantai galeri yang dimiliki oleh Mr. Larry Gagosian ini disebut sebagai galeri terbesar di dunia oleh majalah asal Inggris, Art Review, pada tahun 2004. Sekarang, terdapat 4 galeri di kota New York: dua terletak di Madison Avenue (di nomor 980 dan 976), satu di 24th Street di nomor 555 dan satu lagi di 21th Street nomor 522. Seniman yang pernah menampilkan karyanya di Gagosian diantaranya adalah Richard Serra, Ellen Gallagher, Damien Hirst, Anslem Kiefer, Ed Ruscha Julian Schanbel dan Andy Warhol.
    www.gagosian.com 


     
  • WHATIFTHEWORLD Cape Town, South Africa 
    Berdiri pada tahun 2008, gedung Whatiftheworld semulanya adalah sebuah rumah ibadah sinagoga di daerah Woodstock yang dulunya adalah area industrial Cape Town. Sekarang tengah di renovasi.  Nama tersebut pada awalnya adalah julukan untuk sebuah kelompok kecil. Kini, kelompok kecil tersebut sudah diikuti oleh generasi kedua seniman muda. Tujuan dari galeri tersebut adalah untuk mendukung seniman terbaik dari kalangan seniman kontemporer Afrika Selatan agar lebih terlihat mencolok idi mata dunia. Whatiftheworld terletak di Argyle Street, Woodstock, 7925, Cape Town, South Africa. 
    www.whatiftheworld.com  

 

Other Places Articles